Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Tampilkan postingan dengan label kumpulan motivasi terbaik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan motivasi terbaik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Oktober 2010

Orang terkaya

Hidup akan membawa kekayaan anda ketika anda membiarkannya. Hidup akan membawa kekayaan anda ketika anda menjalaninya.

Jika semua yang pernah anda lakukan adalah berharap, maka semua yang pernah anda inginkan adalah keharusan. Mimpi, dan segeralah setelah anda lakukan, menaruh mimpi itu ke dalam tindakan.

Pada saat ini, di tempat ini, adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk memulai pemenuhan tujuan apapun. Yang paling penting adalah niat sejati anda untuk mewujudkannya.

Biarkan diri anda merasakan keinginan yang benar-benar menjadi milik anda. Rasakan intensitas murni tujuan yang otentik, dan tidak ada tantangan terlalu besar untuk diatasi.

Tidak perlu menunggu kekayaan hidup. Ini adalah milik anda saat anda memungkinkan untuk energi tindakan anda.

Selamat datang di hari ini, seolah-olah anda benar-benar orang terkaya. Karena ketika anda melakukannya, maka anda akan mendapatkannya.

Selasa, 09 Februari 2010

Voir les possibilités

Regarder et écouter, de sentir et savoir. Que cherchez-vous sincèrement viendra à votre portée, si vous permettez simplement et le voir.

Opportunity regarde rarement la manière dont vous l'aurais cru. Ouvrez votre coeur et ouvrez votre esprit à le reconnaître.

Chaque jour, venir à votre rencontre, est un cours d'eau à courant rapide d'événements apparemment aléatoires. Quelque part en leur sein sont celles que vous avez demandé.

Pour chaque rêve que vous avez, la vie vous donne la possibilité de réaliser ce rêve. Votre travail est de voir ces possibilités et d'agir sur eux.

Lorsque vous désirez vous rendre de nouveaux endroits, vous devez accepter que la route sera pas familier. Allez avec ce qui se sent bien, même si elle se sent un peu mal à l'aise.

Que cherchez-vous vient à vous. Voir l'affiche et ont la foi pour vivre pleinement.

Rabu, 06 Januari 2010

Dari Frustrasi ke Prestasi

Bagaimana kita mengubah frustrasi menjadi prestasi? Pertama, melangkah mundur dan dapatkan beberapa perspektif. Lihat secara objektif, alasan mengapa kita frustrasi. Carilah keyakinan tertentu atau nilai positif dalam diri yang membuat kita frustrasi dan merasa begitu negatif.

Alih-alih mengarahkan frustrasi kita pada seseorang, objek atau situasi di luar, maka lihatlah ke dalam. Lihatlah bahwa energi frustrasi kita berupaya untuk memvalidasi dan mengungkapkan beberapa nilai positif yang benar-benar menjadi harta karun kita.

Nol pada nilai dan pusatkan perhatian padanya. Temukan bahwa ada banyak positif, cara-cara kreatif untuk memberikan kehidupan dan ekspresi untuk apa pun yang kita hargai. Pertimbangkan kemungkinan hal positif, dan sadari bahwa di dalam frustrasi, kita ada gairah untuk membawa mereka kemungkinan untuk hidup.

Gunakan frustrasi kita untuk menemukan sesuatu yang baik tentang siapa kita, dan kemudian menggunakannya sebagai motivasi untuk mengungkapkan kebaikan kita. Ada sesuatu yang positif, dapat memberitahu kita. Temukan dan membawanya ke kehidupan kita.

Selasa, 14 Oktober 2008

Terimalah Kesalahan Apa Adanya

Bila kita tak pernah melakukan kesalahan, ada baiknya kita melihat lagi langkah kita. Jangan-jangan kita tak melangkah setapak pun. Kesalahan memang tak mengenakkan, namun seorang optimis lebih banyak belajar dari kesalahan daripada dari keberhasilan.

Kesalahan menuntun kita untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi. Bukan cuma itu, kesalahan memimpin kita untuk mengambil tindakan yang lebih baik. Kesalahan adalah kawan baik yang mengatakan secara samar apa yang harus kita kerjakan.

Colombus melakukan "kesalahan" yang besar dalam perjalanannya mencari jalur ke India, yaitu menemukan benua Amerika. Namun bertahun-tahun kemudian, jutaan orang mengikuti "kesalahan" tersebut untuk menuai kemakmuran hidup mereka. Masihkah kita menganggapnya sebagai kesalahan?

Lihatlah kesalahan apa adanya. Jauhkan prasangka, kesedihan dan ratapan bila kesalahan menimpa kita. Karena, di balik kesalahan tersimpan kesempatan yang tersembunyi.


Pekerjaan Kita Bisa Menunggu

Seberapa luas dunia yang kita ciptakan? Banyak orang hanya memiliki dunia seluas meja tulisnya. Atau sepetak ruang kerjanya. Atau mungkin sebesar gedung kantornya saja.

Pandanglah keluar. Tebarkan pandangan kita. Carilah ujung cakrawala. Nikmatilah cahaya matahari sore menemani perjalanan pulang kita ke rumah.

Dunia kita jauh lebih luas dari yang kita sangka. Ruang yang tersedia bukan hanya antara rumah dan ruang kerja kita. Kita dianugerahi lautan, pegunungan, hutan, mata air dan berbagai keindahan alam lainnya.

Sadarilah bahwa semua ini tak kalah berharganya. Karena itu, jangan sia-siakan waktu kita untuk tidak melebur dengan keindahan yang tiada tara.

Ayolah, pekerjaan bisa menunggu. Namun umur kita takkan kembali. Waktu adalah anak panah yang melesat kencang.

Kita tak mungkin mampu menghentikan atau melambatkannya. Selama waktu masih tersisa, tak perlu ragu untuk menikmati kehadiran kita di bumi ini.

Ketika kita menyadari betapa berharganya itu semua, kita pun menyadari betapa berharganya kita yang mungil ini di alam semesta yang maha luas ini. Kehadiran kita bagian dari alam ini. Hiduplah penuh keseimbangan.

Jangan ragu untuk meninggalkan pekerjaan kita. Esok masih ada. Kecuali kita mau menyesal karena di saat pandangan kita telah lamur, kita baru tersadar akan keelokan alam ini.


Orang Besar Berpikir Besar

Kita besar dengan berpikir besar. Kita kecil bila berpikir kecil. Keterbatasan kita adalah pikiran kita. Mimpi dianugerahkan agar kita bisa berpikir besar. Maka bermimpilah menjadi besar.

Mulailah dari pikiran kita. Keberhasilan semata-mata bagaimana kita meletakkanya dalam pikiran. Tidak ada yang salah pada lingkungan sekitar. Tidak pula salah pada waktu kita.

Semua memberikan tempat dan kesempatan bagi kita untuk meraih keberhasilan.Tinggal kita mengambil langkah pertama, yaitu berpikir besar. Tak ada yang salah pada katak yang merindukan bulan.

Tak ada yang salah pada kera yang ingin menjadi dewa. Jangan hiraukan ucapan orang lain. Bergaullah dengan orang-orang yang berkepribadian besar.

Perlakukanlah diri kita dengan penuh rasa hormat, maka orang lain akan menghormati kita sebagai orang besar.


Yang Didapat Hari ini

Bangkitlah untuk hadapi tantangan hari ini. Banyak hal yang dapat dilakukan, dan ada pula kemungkinan tak ada akhirnya. Ada banyak kesulitan, dan anda dapat menenangkannya. Ada ketidakadilan, dan anda dapat membenarkannya

Ada ketidakpastian, dan anda dapat menebar kepercayaan. Ada kegelapan, dan anda dapat menyinari. Ada peluang untuk kegembiraan, dan anda dapat memenuhinya.

Ada saat-saat untuk diisi dengan kecantikan dan cinta, dan anda dapat memberikan yang terbaik kepada mereka

Pada hari ini, anda dapat menciptakan nilai yang belum pernah ada sebelumnya. Dalam keadaan apapun anda dapat menemukan jati diri anda, anda dapat menambah kebahagiaan hidup

-- Berikanlah kontribusi anda pada hari ini. Kontribusi anda akan selalu diingat hingga akhir hayat kita


Senin, 13 Oktober 2008

Aujourd'hui est le Dérivé

À se poser des défis à relever aujourd'hui. Beaucoup de choses peuvent être faites, et il n'ya pas de possibilité d'éventuellement.

Il existe de nombreuses difficultés, et vous pouvez menenangkannya. Il est l'injustice, et vous l'ouverture de mai

Il ya incertitude, et vous pouvez faire confiance choisi. Il est sombre, et vous pouvez éclairer.

Il existe des possibilités pour allégresse, et vous pouvez être satisfaisante. Il ya un temps pour être rempli de beauté et d'amour, et vous pouvez donner le meilleur d'eux

Ce jour-là, vous pouvez créer de la valeur qui ne l'ont pas été avant. En tout état de cause, vous pouvez trouver votre identité, vous pouvez augmenter le bonheur de la vie

-- Donnez votre contribution aujourd'hui. Votre contribution sera donc de rappeler jusqu'à la fin de notre vie


-- Catatan: Dengan judul yang sama: "Yang Didapat Hari ini" saya mencoba ngartiin ke bahasa PRANCIS. Mohon maaf jika kosa katanya salah atau terbalik. (Rama Arjuna)


Heute ist der abgeleiteten

Entstehen, um mit den Herausforderungen heute. Viele Dinge getan werden kann, und es gibt keine Möglichkeit, eventuell.

Es gibt viele Schwierigkeiten, und Sie können menenangkannya. Es ist Unrecht, und Sie werden zur Eröffnung Mai

Es gibt Unsicherheit, und Sie vertrauen können abgeholt. Es ist dunkel, und Sie können beleuchten.

Es gibt Möglichkeiten für Begeisterung, und Sie können Erfüllung. Es gibt eine Zeit zu besetzenden mit Schönheit und Liebe, und Sie können die besten zu ihnen

An diesem Tag, Sie können Wert schaffen, die nicht dort vor. In jedem Fall können Sie Ihre Identität, können Sie das Glück des Lebens

-- Geben Sie Ihren Beitrag heute. Ihr Beitrag wird daran erinnert werden, bis zum Ende unseres Lebens


--
Catatan: Mohon maaf jika ada kesalahan translate dari bahasa INDONESIA ke Bahasa JERMAN dengan JUDUL asli: "Yang Didapat Hari ini"


Nikmatilah Pekerjaan Kita

Sudah terlalu banyak orang yang mengeluh betapa pekerjaan mereka sungguh tak menyenangkan. Tak perlu kita menambah daftar panjang ini.

Memang pekerjaan yang diangankan tidak selalu bisa diraih. Namun menikmati pekerjaan bukan soal apakah kita mengangankan pekerjaan itu atau tidak.

Menikmati adalah bagaimana kita menghargai diri kita sendiri. Semakin kita mampu menghargai bahwa kita bisa mengerjakannya lebih baik, semakin kita penuh menikmati apa yang kita kerjakan.

Anak-anak kecil yang bermain di pantai tahu bagaimana menikmati apa yang mereka kerjakan. Membangun istana pasir boleh jadi adalah kegiatan yang paling menjengkelkan. Itu bila kita menganggap ombak laut selalu menghancurkan istana megah yang baru saja dibentuk.

Namun, bila kita menganggap ombak sebagai bagian dari permainan ini, maka tiada alasan bagi kita untuk tidak membangun istana pasir yang jauh lebih megah.

Menikmati pekerjaan adalah memahami setiap hal sebagai bagian dari permainan. Dan, bukankah sesungguhnya semua ini hanyalah permainan?

-- Maka kerjakan segala sesuatunya lebih baik. Ini bukan hanya memberikan lebih banyak keberhasilan. Tetapi, juga memberikan lebih banyak hal yang bisa kita nikmati. Dan hidup kita pun jauh lebih menyenangkan.

Mulailah memberi

Bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan kita. Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan kita. Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri kita. Jangan masukkan ke dalam hati.

Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. Kita tak perlu memasukkan itu ke dalam hati. Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah kita.

Berdirilah di depan jendela. Pandanglah keluar. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa kita berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa kita hadir di sini. Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung kita.

Keberadaan kita bukan untuk kesia-siaan. Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah. Dan, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung.

Alangkah hebatnya kita dengan segala kekuatan yang tak dimiliki siapapun untuk mengubah dunia. Itu hanya terwujud bila kita mau memberikannya. Ringankan hidup kita dengan memberi pada orang lain. Semakin banyak kita memberi semakin mudah kita memikul hidup ini.

Mungkin kita telah melukai hati seseorang

Sudah beberapa minggu, ibu itu terbaring sakit. Badannya demam tak kunjung reda. Tubuhnya lemah tak bertenaga. Sanak saudara telah membawanya ke balai pengobatan, tetapi semua obat dan perawat seolah tak bisa menyembuhkan penyakitnya.

Dokter pun tak tahu harus bilang apa, selain memintanya untuk bersabar dan terus berobat. "Mungkin," demikian pikir orang-orang yang menjenguknya, "sudah dekat ajal sang ibu."

Tapi ibu itu belumlah terlalu renta. Sebelum terbaring sakit ia masih sempat memanen ubi di pematang.

Ketika asa hampir terputus, anak bungsu yang telah lama meninggalkan desa datang. Ia tersungkur, memohon ampun pada sang ibu.

Segera setelah tetes air mata sang bungsu menitik, ibu itu bangun, pandangannya berbinar, dan dengan lemah mengucap syukur, bungsunya telah kembali.

Ah, tubuh yang sakit bisa disembuhkan oleh obat dan ramuan penuh mantera. Tapi hati yang terluka hanya bisa dibebaskan oleh jiwa yang tulus.

-- Mungkin sedikit banyak, kita telah melukai hati seseorang. Dan, tak ada waktu yang lebih baik, selain saat ini, untuk memulihkannya. Kita hanya perlu sedikit ketulusan saja.

Milikilah keceriaan anak-anak

Tujuan adalah kebahagiaan kita. Dan kebahagiaan haruslah menjadi tujuan kita. Kebijakan sejati mengatakan bahwa kebahagiaan tidak terletak jauh dimana. Kebahagiaan tertanam di dalam diri kita sendiri.

Kita hanya perlu menemukannya. Sayangnya kebahagiaan seringkali tertimbun oleh endapan rasa takut dan sedih akibat hal-hal di luar diri kita. Untuk itu kita harus menyingkirkannya; yaitu dengan memutuskan untuk tetap berbahagia.

Dunia mungkin membuat kita bersedih namun dunia tak boleh memiliki kita. Di dalam diri kita harus berjuang keras untuk tidak di batasi oleh kejadian luar. Di dalam kita tetap memiliki kebahagiaan.

Mengapa tak kita perhatikan sorot mata antusias anak-anak? Mereka tetap menemukan permainannya meski di tengah panas terik dan hujan lebat. Mereka melakukan itu karena dorongan keceriaan dan kebahagiaan dari dalam diri.

Diri dalam mereka tidak dibatasi oleh dunia luar. Sedangkan orang tua mereka mungkin menggerutu karena teriknya matahari atau lebatnya hujan.

-- Bukankah orang bijak adalah orang yang tidak kehilangan kegembiraan kanak-kanaknya?

Mengakui Kesalahan Mendapatkan Kehormatan

Akuilah kesalahan kita. Mengakui kesalahan bukanlah pertanda kelemahan diri kita. Justru diperlukan kekuatan yang luar biasa besar untuk mampu melihat dan mengakui kesalahan.

Terlebih lagi untuk meminta maaf sekaligus membangun komitmen baru untuk memperbaikinya. Sebagai manusia, kita takkan bisa mencapai kesempurnaan.

Kebijakan dan pelajaran hidup takkan tercapai dengan mengejar kesempurnaan. Namun, kesalahan adalah teman terbaik yang membisikkan bagaimana kita sebaiknya bertindak.

Dengan mengakui kesalahan kita membungkam semua celotehan dan mengubahnya menjadi rasa hormat. Yang perlu kita lakukan adalah bertindak benar. Salah satunya, kita harus berani mengakui kesalahan.

Kita mungkin masih teringat sewaktu kanak-kanak dulu, betapa ngerinya mengakui kesalahan. Kita dihukum berdiri di depan kelas, atau menerima jeweran, yang meski tak menyakitkan namun membuat hati terluka.

Kita tahu, kita dihukum bukan karena mengakui kesalahan, namun karena tak mau mengakui kesalahan pada waktunya. Bahkan, kini pun masih banyak orang takut mengakui kesalahan.

Padahal, dengan mengakui kesalahan dan bersedia menerima konsekuensinya, kita dapat tertidur dengan tenang di malam hari. Kita pun tak perlu takut untuk bangun keesokan harinya.

-- Memang, esok hari hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berani menghadapinya.

Minggu, 12 Oktober 2008

Meminta maaf melalui tindakan

Jangan berpikir bahwa meminta maaf akan membenahi semua persoalan. Kata-kata di bibir takkan bisa menambal perahu bocor.

Tindakanlah yang menyelamatkan hubungan dari keretakan dan luka yang lebih dalam. Tidakkah cukup jelas bagi kita bahwa kata-kata dan tindakan adalah dua hal yang berbeda.

Tak mudah orang percaya begitu saja pada permintaan kata maaf-meski kita ucapkan itu berpuluh-puluh kali dalam sehari. Orang ingin melihat sebuah tindakan untuk meluruskan kesalahan.

Kecil pun tak mengapa. Orang ingin merasakan ketulusan tampak dari keringat kita. Orang ingin menemukan kesungguhan dari permintaan maaf kita. Yah, permintaan maaf dengan tidakan

-- Kata-kata mungkin bersayap, namun tindakan adalah dahan untuk hinggap

Kita Perlu Terpesona

Hiduplah dengan penuh antusiasme. Hadapi sesuatu dengan hasrat untuk terpesona. Dunia ini sudah begitu menakjubkan. Jangan biarkan kita menyia-nyiakan pandangan untuk mereguk rasa kagum. Yang kita perlukan adalah responsi yang spontan.

Ada baiknya kita sedikit mengurangi pertimbangan dan penilaian kita mengenai positif atau negatif. Sikap antusias hanya membutuhkan dan hanya melihat sisi positif dari segala sesuatu.

Ini bukan masalah agar kita tampak bersemangat dan ceria dalam menjalani jalur keberhasilan kita. Namun, ini akan meringankan kita dari hal-hal yang mengkhawatirkan. Tak ada gunanya melihat dan mencemaskan sisi negatif.

-- Pikiran kita terlalu jernih untuk dibebani dengan prasangka-prasangka. Kini, biarkan rasa kagum dan imajinasi memenuhi benak kita.

Kita Memerlukan Keberanian Untuk Sukses

Seperti pucuk-pucuk pohon, semakin tinggi kita berdiri semakin kencang angin menerpa. Seperti puncak-puncak gunung, semakin tinggi kita memanjat, semakin sendiri para pendaki. Berada di atas berarti berada di medan yang semakin berat.

Karenanya hanya pendaki-pendaki tangguh saja yang berhasil menjejakkan kakinya di sana. Kita memerlukan keberanian untuk berhasil.

Kita harus meneguhkan tekad dan memompakan keberanian. Kita tahu apa yang terjadi selama perjalanan menuju keberhasilan. Tak ada jalan mudah.

Namun bila kita tak memulainya, kita takkan kemana-mana. Kecuali tetap berada disitu; di lingkaran nol besar kita.

-- Jangan gentar untuk melangkah sekecil apapun. Tak perlu peduli apakah kita kelak bisa menjejakkan kaki di puncak,jangan sampai kita kehilangan keberanian

Kita Lebih Penting Daripada Masalah Kita

Proses pertumbuhan dan belajar selalu melibatkan resiko. Keberanian memberi kita kekuatan untuk menghadapi kesulitan-kesulitan. Keberanian berasal dari pikiran kita yang jauh lebih bertenaga daripada lingkungan luar kita.

Bila kita menyadari bahwa betapa besarnya kita dibanding persoalan yang ada, maka kita akan mendapatkan keberanian untuk mengatasinya.

Rintangan akan selalu tampak besar atau kecil sesuai dengan penglihatan kita. Keberanian adalah kapasitas untuk menghadapi apa yang terbayangkan. Ia akan memberi kita kemampuan untuk mengatasi kenyataan.

Melewati rintangan adalah buah dari pencapaian, buah dari keberhasilan. Lihatlah persoalan sebagaimana yang kita inginkan, bukan sebagaimana yang tampak.

Keterbatasan Kita adalah Tanggung Jawab Kita

Satu-satunya yang membatasi diri kita di jalan keberhasilan adalah pikiran kita sendiri; yaitu pikiran yang mengatakan bahwa kita tak bisa mencapai tujuan kita. Tidak cukup hanya sekedar memiliki tujuan, kita harus berani menyingkirkan pikiran yang menghambat kita.

Tanamkan pikiran dan sikap positif. Katakan pada diri kita sendiri bahwa kita akan berhasil, kita mampu meraihnya; kita sanggup mencapainya. Maka sesuatu yang luar biasa terjadi, kita memang benar-benar berhasil meraih tujuan kita.

Tak perlu menjadi seorang yang gagah berani untuk mengarungi angkasa luar. Dengan pikiran yang bebas dan tak terbelenggu, Stephen Hawking, jenius cacat yang kesulitan untuk ke kamar kecil itu, mampu bercerita tentang keajaiban alam raya.

Kini kita bisa perhatikan, keajaiban itu sebenarnya terletak dipikiran beliau. Kita telah memilikinya, bebaskan dari belenggu keterbatasan,maka kita dapat mewujudkan tujuan kita.

-- Buanglah keterbatasan pikiran kita, maka kita akan menemukan kebebasan serta kekuatan untuk meraih apa saja yang kita inginkan.

Ketekunan Merupakan Kemampuan Kita

Apa yang dapat kita raih sekarang ini merupakan hasil dari usaha-usaha kecil yang telah kita lakukan secara terus-menerus. Keberhasilan bukanlah sesuatu yang turun begitu saja.

Bila kita meyakini tujuan dan jalan kita, maka kita harus memiliki ketekunan untuk terus dan tetap berusaha. Ketekunan merupakan kemampuan kita untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan yang kita hadapi.

Dan kita harus tetap mengambil langkah-langkah selanjutnya, walaupun hal itu kecil menurut kita. Tapi perlu diingat juga, janganlah hanya berhenti di langkah pertama. Teruskan pada langkah-langkah selanjutnya yang lebih besar

Semakin jauh kita berjalan, maka semakin banyak rintangan yang akan menghadang cita-cita dan langkah kita. Bayangkan, jika saja kemarin kita berhenti, maka kita tidak berada di sini sekarang.

Sebuah pepatah mengatakan bahwa ribuan kilometer langkah, di mulai dengan satu langkah. Sebuah langkah yang besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil yang kita lakukan. Dan langkah pertama keberhasilan harus kita mulai dari rumah kita.

Dan rumah kita yang paling baik adalah “hati” kita. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan kita dengan memajukan hati kita, kemudian pikiran kita dan usaha-usaha kita.

-- Ketekunan akan hadir, bila apa yang telah kita lakukan dan kerjakan benar-benar berasal dari hati kita. Dan dari langkah besar hati kita inilah, sebuah tantang besar sekalipun akan terjawab.

Semoga…